Friday, July 10, 2009

"Dunia Baru" - facebook


Facebook tidak lepas dari revolusi komunikasi yaitu internet, dengan internet hampir semua informasi bisa diungkap mulai dari yang santun, informasi bermanfaat, sampai yang tabu, jorok dan porno. Anehnya semakin dilarang, semakin rame saja, karena sifat manusia yang selalu ingin tahu hal-hal baru. Namun demikian tetap diperlukan rambu-rambu oleh orang yang berkompeten seperti para Kaum Agama dan Ahli masalah sosial.

Facebook begitu bomming mungkin karena kebetulan lagi ngetrend saja, menjadi live style, gaya hidup yang fenomenal. Terutama terinegrasinya media ini dengan Smartphones, Cell Phones & Smart Phones, BlackBerry, ditambah pemberitaan-pemberitaan di media cetak dan media elektronik yang semakin gencar.

Face book Mudah Digunakan, Menghimpun Banyak Teman

Facebook mudah digunakan baik untuk menghimpun teman lama dan teman baru. Membangun Pertemanan (“Friends”) di Fb memang mudah. Sesuai fungsinya, kita bisa mengajak banyak teman (Invite Friends) untuk saling menjalin persahabatan (pertemanan) dengan kita. Selanjutnya kita melalui “Find Friends” dan “Search for people” dengan berbagai opsi / pilihan, kita bisa mencari orang-orang yang kita hanya tahu namanya atau tahu alamat e-mailnya atau sekolahnya atau bisa juga pekerjaannya untuk kita ajak berteman. Bahkan Salah satu fitur Facebook melalui “Suggestions”, menawarkan orang-orang (siapa saja) yang bisa kita pilih untuk menjadi teman kita.

Berkat kemudahan ini, tak heran bila banyak pengguna Facebooks ketagihan, bahkan terkadang terlalu berlebih menggunakan fitur Pertemanan FB, sehingga dalam sekejap jumlah “teman-teman”-nya menjadi ratusan bahkan ribuan orang. Tidak sedikit dari teman-teman tersebut berasal dari luar daerah atau luar negeri.

Nilai "minus" facebook menurut paham tertentu 

Persatuan Pondok Pesantren se Jawa-Madura yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pondok Pesantren Putri (FMP3) telah mengharamkan pemanfaatan fitur Pertemanan Fb secara berlebihan, seperti sekedar untuk mencari kencan atau pacaran.

Dari fatwa haram tersebut mengingatkan pengguna fb agar lebih hati hati dan tidak berlebihan, mungkin kalau hanya itu belum seberapa, facebook bisa menjadi media ampuh untuk menggalang kesepakatan jahat misalnya memfitnah orang untuk dijatuhkan, rasanya ini yang lebih haram, menampilkan gambar-gambar tidak senonoh alis porno, video porno, link ke situs porno. Nah ini adalah dampak buruk yang ditimbulkan Fb.

Lebih Buruk Mana Facebook Dengan Acara TV Tertentu?

Banyak acara TV nasional yang lebih seronoh baik tampilan maupun isinya, dan dampak dari TV jauh lebih besar karena disaksikan oleh jutaan orang tanpa bisa di filter baik untuk anak kecil maupun untuk konsumsi orang dewasa. Lebih parah lagi dengan TV berbayar, baik yang resmi mapun yang tidak resmi dimana banyak konten porno, kekerasan, dan propaganda.

Semua Berpulang pada diri kita masing masing

Membicarakan baik dan buruk, dampak baik dan dampak buruk tidak akan ada habisnya, sebab semua akan terus berkembang dan susah untuk dibendung. Untuk itu kembali semua berpulang pada pribadi masing masing, orang tua masing-masing dalam memberi pengertian kepada anaknya. Kehadiran FB hendaknya bisa disikapi dengan bijaksana, dibuang yang buruk dan diambil manfaatnya.

Berikut adalah manfaat yang bisa diambil dari Social Network FB

1. Untuk Silaturahmi, antar teman lama, teman baru, dan          keluarga.
2. Untuk menghimpun keluarga famili, saudara, kerabat yang        tersebar,
3. Sebagai media diskusi, media dakwah, tukan informasi dan      mengajak kebaikan.
4. Sebagai media iklan, baik ikan gratis dengan cara posting      maupun iklan berbayar yang telah disediakan.
5. Sebagai media kampanye untuk pemenangan capres dan cawapres    2009,
6. Membangun komunitas kelompok tertentu, Sekolah tertentu,      suku tertentu, agama tertentu, hoby tertentu.
7. Melatih berkomunikasi, melatih menulis, mengeluarkan          pendapat, melatih berkomentar.
8. Untuk media menyimpan photo keluarga, photo kenangan dan      video yang sekaligus bisa di share.
9. Mencari istri, Mencari Jodoh, Mencari Pasangan Hidup


http://www.sumintar.com

Sekolah Alam Ajarkan Belajar Nyata di Alam


Sekolah alam memiliki konsep untuk mengajak anak-anak berinteraksi langsung dengan alam dan memanfaatkan alam sebagai sumber belajar setiap harinya. Pembelajaran tak lagi abstrak bagi siswa karena mereka dapat langsung menerapkannya dengan media belajar yang ada di alam.

”Alam bisa menjadi sumber pengetahuan yang baik bagi anak-anak. Generasi muda kita mesti bisa mengeksplorasi alam sebagai sumber belajar dan sumber ekonomi untuk kesejahteraan bangsa dengan tetap menjaga keseimbangan alam,” kata Lendo Novo, penggagas sekolah alam, di Jakarta, Kamis (9/7).

Interaksi dengan alam itu bukan hanya dirasakan dari lingkungan sekolah yang luas dan asri karena ditumbuhi dengan beragam pepohonan dan bangunan kelas yang ramah lingkungan. Yang terpenting justru bagaimana guru bisa mentransfer ilmu pengetahuan, membentuk karakter, mengajarkan berbagai keterampilan hidup, dan kewirausahaan lewat kegiatan-kegiatan bernuansa alam.

Sekolah alam umumnya adalah sekolah formal, ada yang dari playgroup hingga SMA. Pembelajaran tetap mengacu pada kurikulum nasional, tetapi dikembangkan lagi untuk bisa menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan komprehensif untuk pengembangan minat, bakat, dan potensi setiap anak.

Terintegrasi
Di sekolah alam pembelajaran dilaksanakan secara tematik dengan memanfaatkan media belajar yang tersedia di alam di sekitar sekolah. Pelajaran-pelajaran yang mesti dikuasai siswa tidak diajarkan secara terpisah-pisah, tetapi terintegrasi di dalam tema yang sudah dibuat.

Kegiatan berkebun, beternak, atau bersawah menjadi cara yang lazim digunakan di sekolah alam. Anak-anak yang senang bermain dan memiliki rasa ingin tahu bisa belajar banyak dari kegiatan yang tidak lepas dari alam itu.

Untuk belajar menghitung, misalnya, siswa diajak untuk menanam cabai di lingkungan sekolah. Ketika panen, siswa bisa menghitung cabai untuk mengenal konsep satuan, puluhan, ratusan, dan ribuan. Mereka bisa mengenal satuan berat dengan menimbang hasil panen cabai.

Kewirausahaan pun diajarkan dengan mengajak anak-anak memperkirakan harga jual cabai serta menghitung kerugian atau keuntungan yang diperoleh dari harga jual yang ditetapkan. Dalam proses menanam cabai, anak-anak pun dapat belajar sains tentang pertumbuhan. Mereka juga bisa belajar bahasa saat diminta untuk menceritakan atau menuliskan pengalaman bertanam cabai.

Pembentukan karakter bisa dilakukan dengan mengajarkan anak-anak disiplin untuk tidak membuang sampah dan memilah sampah, memelihara tumbuhan di sekolah, dan bekerja sama dengan teman-teman. Fasilitas outbond yang ada di sekolah juga bisa jadi sumber belajar pembentukan karakter dan kepemimpinan yang menyenangkan bagi anak-anak.

Sulthon Amien, Ketua Badan Pembina Sekolah Alam Insan Mulia Surabaya, Jawa Timur, menjelaskan, pembelajaran dilakukan dengan memahami betul alam anak-anak yang senang bermain. Anak diberi ruang untuk berekspresi dan bereksplorasi.

Belajar juga dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari sehingga efektif dan menyenangkan buat anak-anak.


http://edukasi.kompas.com

Sponsor = Klik di Photo Ini

Sponsor = Klik di Photo Ini
Nurmansah Oomunk Komank

Blog Archive

Tentang saya

My photo
Jakarta Timur, DKI Jakarta, Indonesia
Dipanggil Noormanshah (formal), Oomunk (in-formal), Komank (non- formal). Aktifitas sehari-hari bekerja sebagai relawan pendidikan, di Sekolah Dasar Jakarta Timur. Memiliki minat pada kegiatan alam bebas dan seni (musik), sebagai sebuah instrumen untuk memahami filosofi kehidupan dan sampai sekarang aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

kotak pesan


ShoutMix chat widget